31 Agt 2010

Sabar Menanti Bahagia


Sejenak, aku ingin terbang melayang 
terlepas dari rasa resah, gelisah yang tak bersahabat
aku mulai bosan dengan keadaan ini
dan aku tak mengharapkan rasa ini terjadi
    
tatapan mataku kosong tanpa makna
aku berjalan sendiri malam ini
melangkahkan kaki-ku yang seakan terasa kaku
dingin terasa menusuk tulang
namun aku tak menghiraukannya sama sekali


Tuhan, kuatkan aku
saat ini aku ingin Curhat pada-Mu
hanya Engkau dan aku saja yang tahu
dan orang lain tak tahu tentang isi hati 
dan isi pikiranku
cukup Engkau saja yang boleh mendengarkan keluh kesahku


     
 aku yakin bahagia akan datang 
 dan terasa nyata
 saat mentari pagi bersinar, menyapa hari
 dan bahagia itu akan tetap ada
 saat senja datang menjemput mega


Gunung Putri, 31-Agustus-'10
Di Antara Hening Malam

6 komentar:

  1. bagus.......^_^


    amin semoga semua'y terkabul.......
    semoga penantian'y g9 sia" n kebahagiaan itu kn dtang....

    BalasHapus
  2. Puisi yang indah..
    aku nggak bisa komen apa-apa lagi mas...

    BalasHapus
  3. haha keren" dude .. iya bhagia akn dtg kpn aja jika kita sabar & jika kta mnsyukuri apa yg tlh Allah ksh k kita :)

    BalasHapus
  4. @All : thanks for appreciated my poem

    BalasHapus
  5. iyaaaaaaaaaalaaaaaaaahhhh curhatnya sama ALlah ya hanya Allah yang tau, tanpa curhatpun Allah dah tau, kalo curhatnya ama aku ya aku yang tau ;))

    BalasHapus

Setiap komentar yang disampaikan. adalah bentuk apresiasi yang sangat berarti bagi saya dari penikmat serba-serbi cerita di blog ini. salam blogger dan salam persahablogan