14 Agt 2010

Dipandang Sebelah Mata

     Sungguh ironis, disaat kita telah menjadi orang sukses secara financial (punya uang banyak). seakan-akan semua orang ingin berteman dengan kita lebih dekat. mulai dari saudara, kerabat dekat, kerabat jauh, teman, seakan semua memandang tanpa sebelah mata. kenapa mereka bersikap seperti itu? saya masih penasara, dan tak tahu-menahu. lalu apa jadinya jika keadaan financial kita berada dibawah alias tak punya sesuatu yang bisa dibanggakan. apa mungkin mereka mau kenal dengan kita?

     jawabannya masih tanda tanya besar. bisa jadi ini adalah hukum ilmu pasti yang tak bisa dihindari. bahwa siapa punya uang banyak dia punya banyak teman. dan jika sebaliknya, apakah kita punya teman banyak? mungkin sahabat semua sudah  tahu jawabannya.
     Apa yang saya tulis ini, mungkin pernah dialami oleh sahabat semua. jika ada orang yang memandang sebelah mata pada kita. anggaplah mereka pelecut motivasi kita untuk jadi orang yang berhasil (sukses). dan kadang kesuksesan secara tidak langsung didorong juga oleh cemoohan, cercaan,dan dipandang sebelah mata oleh orang lain. 
     Jangan membalas perlakuan mereka. tetaplah bersikap biasa saja, tanpa ada rasa marah apalagi dendam. kata orang bijak, bilang " jika Tuhan ingin menjadikan kita orang sukses, Dia terlebih dahulu akan menguji kita". dan ujiannya bisa berbentuk apa saja. tapi perlu diingat, Rahmat Tuhan lebih besar dibanding ujiannya. bukankah dibalik kesempitan ada kesempatan?. berjuanglah tanpa henti-henti untuk meraih impian (sukses). jangan diam, apalagi berpangku tangan. jika itu memang kita lakukan. berarti kita memang pantas dipandang sebelah mata. TETAP SEMANGAT SAHABAT.

2 komentar:

Setiap komentar yang disampaikan. adalah bentuk apresiasi yang sangat berarti bagi saya dari penikmat serba-serbi cerita di blog ini. salam blogger dan salam persahablogan